Rabu, 17 Agustus 2011

Part 2 : Vitamin B , Kaitannya Dengan Dunia Kosmetika



Vitamin B adalah 8 vitamin yang larut dalam air dan memainkan peran penting dalam metabolisme sel. Dalam sejarahnya, vitamin pernah diduga hanya mempunyai satu tipe, yaitu vitamin B (seperti orang mengenal vitamin C atau vitamin D). Penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa komposisi kimia didalamnya membedakan vitamin ini satu sama lain dan terlihat dalam contohnya dalam beberapa makanan. Suplemen yang mengandung ke-8 tipe ini disebut sebagai vitamin B kompleks. Masing-masing tipe vitamin B suplemen mempunyai nama masing-masing (contoh; B1, B2, B3).

Dalam literatur-literatue sebelum ini , diindikasikan bahwa vitamin B tidak dapat melewati lapisan kulit dan oleh karena itu,  vitamin hampir tidak ada manfaatnya digunakan dalam permukaan kulit. Namun eksperimen terkini memperlihatkan bahwa vitamin B2 bertindak sebagai akselerator dalam suatu reaksi kimia, meningkat capaian derivative tyrosine dalam persiapan suntan (warna coklat akibat berjemur) -accelarating.

Beberapa contoh dari Vitamin B Komplek bisa dilihat dibawah ini : 

Daftar Vitamin B

  • Vitamin B1 (yudidtiamin)
  • Vitamin B2 (riboflavin)
  • Vitamin B3,(niasin, termasuk asam nikotinat dan nikotinamida)
  • Vitamin B5 (asam pantotenat)
  • Vitamin B6 (piridoksin)
  • Vitamin B7, juga dikenal sebagai vitamin H (biotin)
  • Vitamin B9, juga dikenal sebagai vitamin M dan vitamin B-c (asam folat)
  • Vitamin B12 (kobalamin)
Oleh karena itu, Kaitannya dengan dunia Kosmetika yang paling banyak dibahas adalah seperti Biotin dan Riboflavin.

Biotin . bisa disebut juga Vitamin H atau Vitamin B7.  antiseborrhoic, beberapa pabrik Kosmetik meng-klaim bahwa biotin bagian dari proses penyembuhan seperti kandungan yang bagus untuk kulit berjerawat. Ada hal yang dihubungkan dari vitamin ini dengan masalah kebotakan dan kulit kepala berminyak. Kalau ada sedikit pendapat yang mengatakan bahwa ada nilai tambah pemakaian biotin ini untuk permukaan kulit masihlah diragukan tentang hal ini. Kekurangan vitamin ini bisa menyebabkan dernatitis, depresi, amenia, nusea dan kerontokan rambut.

Riboflavin, biasa disebut juga vitamin B2 , banyak digunakan sebagai persiapan perawatan kulit untuk emollient. Dapat ditemukan dalam produk-produk Sun-care sebagai peningkatan suntan. Secara medis, banyak digunakan untuk perawatan kulit yang luka. Ada derivativ Riboflavin yang lain yaitu Riboflavin Tetra-acetate, banyak digunakan untuk sebuah agen kondisioner kulit . Kekurangan vitamin bisa menyebabkan mata cenderung merah, sensitif terhadap cahaya, kuku pecah, keriput dan kerusakan jaringan kulit.



Kembali diingatkan bahwa secara umum pemakaian vitamin B beserta derivative nya yang digunakan untuk pemakaian luar tubuh masih dalam perdebatan para ahli dalam hal manfaatnya.

sumber : Milady's " Skincare and Cosmetic ", dan wikipedia